Rabu, 01 April 2015

Lamborghini Madura Dedikasi untuk Karapan Sapi Madura Indonesia

Pada tahun 2010 Lamborghini pernah merilis mobil konsep ini dan rencananya akan diluncurkan pada tahun 2016.

Cikal bakal mobil ini adalah sebuah proyek bernama Lamborghini Raw Materials Project yang digawangi oleh Prof. Dr. Othmar Wickenheiser dan Slavche Tanevsky yang merupakan mahasiswanya. Sang profesor memang memiliki ide untuk melibatkan mahasiswa bergabung dalam perencanaan produk Lamborghini.
Design Konsep Lamborghini Madura

Nama Madura dipilih oleh Lamborghini karena tradisi karapan sapinya. Sepanjang sejarahnya, Lamboghini memang senantiasa menamai mobilnya dengan sesuatu yang berhubungan dengan dengan binatang banteng yang merupakan binatang favorit Ferruccio Lamborghini, pendiri perusahaan pembuat mobil super ini. Sebelum Madura, hanya dua nama Lamborghini yang tidak berhubungan dengan banteng yaitu Countach dan Silhouette.
Lamborghini Baru Yang Terinspirasi Karapan Sapi 

Dalam sebuah pengujian, salah satu calon mesin mobil Lamborghini Madura mampu memuntahkan api karena powernya yang besar
Desain Lamborghini Madura sekilas memang mirip dengan Lamborghini Reventon. Namun Madura terlihat lebih kekar dan futuristik. Beda dengan Lamborghini lainnya, mesin Madura diletakkan di depan.
Desain Lamborghini Madura terlihat sangar dan sepintas mirip sekali dengan Batmobile

Belum ada keterangan resmi dari pihak Lamborghini soal dapur pacu jenis apa yang akan dipasang untuk Madura. Namun Tanevsky memberi bocoran bahwa Madura akan menjadi Lamborghini bermesin hybrid pertama.

Universitas Widyagama Sertifikasi MicroTik Indonesia

MALANG - Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Widyagama Malang (UWG) menjalin kerja sama dengan Mikrotik Indonesia.  Penandatanganan MoU digelar Minggu, (15/3/15) disela acara seminar Mikrotik yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika di Kampus 3 UWG
Menurut Kajur Teknik Informatika Fitri Marisa S.Kom. M.Pd, melalui kerja sama ini maka UWG resmi menjadi tempat sertifikasi mikrotik. Sehingga tidak hanya mahasiswa UWG saja yang bisa memanfaatkan layanan tersebut, tapi juga siswa dari SMK.
“Sasaran kami selain untuk membekali mahasiswa dengan sertifikasi Mikrotik, juga kepada siswa SMK khususnya yang memiliki jurusan teknik computer jaringan,” ungkap Fitri kepada Malang Post.
Ia menjelaskan, tidak semua perguruan tinggi bisa terpilih sebagai tempat sertifikasi Mikrotik. Salah satu syaratnya adalah harus ada dosen yang menjadi instruktur mikrotik. 
“Kami sudah memiliki dosen yang merupakan instruktur Mikrotik yakni Firman Nurdiansyah S.Kom,” bebernya.




Menurutnya, sebagai perusahaan penyedia jaringan yang handal, Mikrotik banyak dibutuhkan berbagai organisasi. Sehingga kebutuhan sumber daya manusia yang menguasai Mikrotik sangat tinggi. Karena itulah, mahasiswa UWG dibekali dengan sertifikasi Mikrotik sehingga lulusannya bisa menguasai persaingan. Selain itu, keberadaan tempat uji sertifikasi ini juga bisa menjadi area promosi jurusan ke masyarakat yang lebih luas.
“Tidak semua perguruan tinggi memiliki kerjasama dengan Mikrotik Academy ini,” ujarnya.
Ditambah lagi, menurutnya, lulusan yang memiliki sertifikat Mikrotik ini biasanya digaji lebih besar dibandingkan lulusan lain yang hanya berbekal ijazah perguruan tinggi saja. Karena itu pula, pihaknya sedang mematangkan kerja sama dengan lembaga lain diantaranya Oracle dan Fiber Optic. Dengan demikian maka akan semakin banyak sertifikasi yang dimiliki lulusan Teknik Informatika UWG.
“Selama ini kami baru membekali lulusan dengan sertifikasi local, dan kerjasama dengan Mikrotik ini akan menjadi bekal tambahan karena lulusan sudah memiliki sertifikasi internasional,” tegasnya.

Terpisah Dekan FT UWG Ir. Fachrudin MT menuturkan, Teknik Informatika adalah jurusan termuda di fakultas. Tapi jurusan ini sudah memiliki aktivitas yang tinggi. 
“Saya berharap MoU ini akan menjadikan jurusan sebagai tempat rujukan tentang mikrotik dan bisa kembangkan fitur dan bisa link dengan sistem informasi manajemen yang ada,” harapnya.
Sementara itu acara seminar yang menghadirkan pembicara dari Mikrotik kemarin berlangsung gayeng dan semarak. Menurut Ketua Panitia Kuncahyo, kegiatan tersebut diikuti 157 peserta yang mayoritas adalah pelajar SMA dan SMK. Kegiatan ini menjadi bukti eksistensi HMJ Teknik Informatika sebagai lembaga mahasiswa berprestasi di UWG.

Seminar ANDROID 2014 Malang

UWG21 Desember 2014,


Dengan semakin berkembangnya Teknologi dan juga SDM (Sumber Daya Manusia) sampai saat ini, banyak mendorong beberapa perubahan cara berpikir dan berkreasi manusia, yang semakin lama semakin meningkat.

Adanya Teknologi yang makin berkembang juga mempengaruhi dalam cara pola pikir manusia saat ini untuk lebih maju dan kreatif dalam segala bidang, salah satunya dalam bidang Teknologi Komunikasi. Beberapa hasil yang sudah dapat kita lihat dan kita rasakan antara lain adalah munculnya Teknologi Komunikasi mobile/Handphone yang berbasis Android.

Android yang saat ini ada mungkinlah sudah banyak versi pengembangan dan versi penyempurnaannya, Developer Android saat ini juga mulai bersaing ketat untuk mengembangkan OS Android yang mampu memberikan fasilitas dan juga kinerja yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan User/Pengguna Aplikasi maupun pengguna perangkat Android. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa saat ini developer lebih sering berbagi ilmu tentang android dan juga bagaimana seluk beluk Android kepada masyarakat luas yang ingin mengetahui dan belajar tentang Apa itu Android, dan Bagaimana itu Android.
Salah satu contoh dari minat ketertarikan Mahasiswa maupun Masyarakat terhadap Android dapat kita lihat dari kegiatan seperti ; Diadakanya Seminar terbuka Umum mengenai Android yang ada di Universitas Widyagama Malang.